VIRAL! Bukan Sekadar MPLS, 96 Siswa Baru SMK Negeri Jateng Purbalingga Dibekali Cara Mengenali Kesehatan Mental Sejak Hari Pertama

Purbalingga, Rabu, 29 Juli 2026 – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Kehidupan Asrama (MPLS dan Kehidupan Asrama/MPLADKA) di SMK Negeri Jateng di Purbalingga menghadirkan kegiatan yang berbeda dari biasanya. Tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, para peserta juga mendapatkan pembekalan penting mengenai deteksi kesehatan mental remaja, sebuah isu yang semakin relevan di era digital.
Materi disampaikan oleh Bu Siti Kholidiyatus Sa’diyah, M.Psi., Psikolog Klinis, bersama Tim Humas RSU Siaga Medika Purbalingga. Dalam sesi yang berlangsung komunikatif dan inspiratif, para siswa diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, mengenali tanda-tanda gangguan psikologis sejak dini, mengelola emosi, membangun hubungan sosial yang sehat, serta mengetahui kapan harus mencari bantuan apabila menghadapi permasalahan psikologis.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Kesiswaan SMK Negeri Jateng di Purbalingga, yang terdiri atas Bu Puspa, Bu Lathifah, Bu Hastin, Pak Roni, dan Pak Dwi.
Sebanyak 96 peserta didik baru mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka berasal dari kelas X TL A, X TL B, X TM A, dan X TM B. Sejak awal hingga akhir acara, suasana berlangsung sangat menarik, interaktif, dan penuh semangat. Para siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, serta mengajukan berbagai pertanyaan yang menunjukkan tingginya rasa ingin tahu mereka mengenai kesehatan mental remaja.
Keseruan semakin terasa ketika pemateri mengadakan sesi kuis dan tanya jawab. Berbagai door prize menarik dibagikan kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dari pemateri maupun kepada mereka yang berani mengajukan pertanyaan. Suasana aula pun menjadi semakin hidup, penuh antusiasme, diselingi tepuk tangan dan semangat para peserta yang berlomba-lomba untuk berpartisipasi.
Melalui pendekatan yang edukatif sekaligus menyenangkan, para siswa memperoleh pengalaman belajar yang berkesan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan mental dapat disampaikan dengan cara yang interaktif sehingga lebih mudah dipahami dan membekas dalam ingatan peserta didik.
Melalui kegiatan ini, SMK Negeri Jateng di Purbalingga menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya mencetak lulusan yang unggul dalam kompetensi akademik dan vokasi, tetapi juga memiliki kesehatan mental yang baik, karakter yang kuat, serta kesiapan menghadapi tantangan kehidupan di sekolah, kehidupan asrama, maupun di tengah masyarakat.
“Generasi yang hebat bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental. Dari sekolah yang peduli, lahirlah generasi yang siap menghadapi masa depan.”

